Rabu, 20 April 2011

Ucapan Terimakasih untuk Kalian Semua




Well! Sudah lama rasanya aku nggak pernah lagi update blog ini. Januari- Februari- Maret- April, 4 bulan aku menganaktirikan blog ini sampai aku disadarkan oleh anak-anak cewek di kelasku yang rame-ramean baca blogku dan mereka menatapku sadis sambil mendatangi aku satu persatu setelah tuntas habis membacanya.

Kejadian waktu itu, siang, jamnya Pak Budi-guru Bahasa Indonesia (kalau nggak salah). Jam berapanya kebetulan udah lupa (pokoknya yang aku inget aku duduk sama Kikek waktu).

Medha : Kek, pinjem lepinya ya! (berhubung laptopnya si Kikek baru beli -Acer warna ungu susu- unyuu lah pokoknya leppynya, makanya aku mau pinjem mumpung masih baru-baru gitu) Hehehe, peace Kek!

Kikek : Nih (dia nyerahin lepinya ke aku)

Medha : (buka google chrome dan membaca isinya sesaat) WHOAAAA!!

Kikek : Apaan hlo? (perlu dicatat: hlo- itu latah alaynya kelas IPS-ku)

Medha : kamu punya blog?

Kikek : iya, tapi belum lama kok. Kamu ada? Sini tak follow.

Medha : oke, aku bukain sekalian ya...

Aku mulai menuliskan sesuatu di keyboard lepi miliknya, ENTER!
Nggak lama blog ini pun muncul. Aku nggak peduliin ini blog karena niatku waktu itu nggak buka blog, so, kutinggal googling aja pakai new tab.

Aku nyari data apa ya? Lupa deh, hwehehehe. pokoknya nggak lama kok. Selesainya googling, aku balikin tuh lepi ke Kikek lagi. Nggak lama kemudian,

Kikek : Med! Ini pacarmu yang pernah kamu ceritain dulu itu?

Medha : Emang aku pernah cerita? (mikir dalem banget)

Kikek : halaaah! Dulu pernah kok kamu cerita, yang namane Dira- Dira itu tho?

Medha : Emang aku pernah cerita??

Kikek : Ah, yaudah anggap aja kamu udah pernah cerita. tapi bener kok. oh yang ini yang namanya Dira?

Medha : (tersenyum)


Ini nih yang namanya Kikek, udah keliat kan kalau tanpa sadar dia cinta sama warna ungu. Hwehehehe (dia nyangkal nih pastinya)

Habis itu pak guru langsung mengalihkan perhatianku sama Kikek karena kami samar-samar mendengar ada tugas yang harus dicatat. Aku keasyikan nulis catatanku sampai ternyata lepi Kikek sudah jatuh ke orang yang berbeda.

Lepi itu sudah ada ditangan Ayu dan Fath, sementara blogku masih menjadi cell aktif.

Aku masih sibuk mendengarkan guru sampai terdengar kasak-kusuk

Kasak-kusuk 1 : Ini blognya Medha o?

Kasak-kusuk 2 : Eh liat sini.

Kasak-kusuk 3 : aku juga mau lihat!

Kasak-kusuk 4 : mau juga eh !

Aku menengok ke seberang kiri meja dan WUUUZZ, blogku menyita perhatian kurang-lebih 5 orang cewek di kelasku. Aku menahan napas dan berbalik ke arah depan, MAMPUS! Untung aja masih pelajaran, coba enggak...

Selesainya membaca dalam waktu yang berbeda, satu persatu dari mereka mendatangiku,

1 : Med, itu beneran? (sambil berkaca-kaca)

Medha : haa?

1 : kok menyedihkan banget e?

Medha : (hanya tersenyum seadanya)

2 : Eh Med, trus si Andra sekarang dimana?

Medha : mmm... (aku bingung harus bilang apa)

2 : dia masih di Strashbourgh?

Medha : mmm... baca aja. Aku nggak mau bilang.

2 : (mengecek blog lalu histeris) HAAH! DIA UDAH NGGAK ADA, MED?

Medha : (diam)

3 : Med, aku nggak nyangka kamu punya cerita kayak gitu.

Medha : (tersenyum simpul) udahlah ... masa lalu ...

3 : tapi, pilihanmu nggak salah juga kok. Semangat ya!

Medha : Makasih banyak ya!

4 : Med, kamu kok sia-siain si Andra e? Kan kasihan dia...

Medha : Iya, aku memang salah kok. Khilaf deh ...

4 : Ya udah, nggak usah dipikirin lagi.

Medha : (tersenyum lebar)

4 : TAPI KASIHAAAN SI DIRANYAAA ...! (teriak lebay)

Medha : (tutup telinga) RAWR!

Dan yang terakhir adalah komentar dari orang yang seharusnya bertanggung jawab atas penyebar amalat site blogku secara terang-terangan, Kikek.

Kikek : Med ... kamu wanita perfect !

Medha : (aku hanya diam untuk kesekian kalinya)


yang menghadap kamera : Ayu (kiri) dan Fath (kanan) (merekalah tangan kedua lepi Kikek setelah lepas dari tanganku) *tapi mereka teman yg baik* ^^

Inilah apa yang terjadi ketika blogku ini dibaca sama anak-anak kelasku, XI IPS 2012 SMAN 1 Teladan Yogyakarta. Lain cerita ketika blog ku ini dibaca saudara keponakan perempuanku, Dania. Percakapan berlangsung di telepon.


Saudara perempuanku, Dania. Hey sist! Aku kangen kamu! :D

Medha : Halo?

Dania : Halo? Medha?

Medha : iya.

Dania : eh kemaren aku main sama Metsy (Metsy itu temen SMP-nya, Dania sekarang kelas X SMA)

Medha : Oh, trus?

Dania : Pas lagi senggang, aku bukain blogmu trus dia baca.

Medha : HAH? BUAT APA?! (shock)

Dania : Dia penasaran sama ceritamu ama Dira. Tau kan, aku sering cerita tentang kamu atau apa yang terjadi sama kamu.

Medha : Aduh... aneh-aneh deh...

Dania : Trus tau nggak?

Medha : ?

Dania : Dia nangis baca blogmu!!

Medha : Ah masa?

Dania : Metsy awalnya nggak percaya. Dia nanya berkali-kali, 'beneran nggak sih ini cerita?'

Medha : trus?

Dania : ya aku bilang iya. Aku tambah meyakini dia kalau aku pernah ngobrol di telepon karena waktu itu kamu mau aku kenal sama dia pas Dira telepon. Alhasil, dia nangis deh. Beneran nangis. Keluar air mata gitu. Aku juga sering baca blogmu lho kalau malem, trus nangis. Aku sedih deh ngebacanya, apalagi yang dia kasih puisi Luka Argumen itu.

Medha : (diam) ya udah besok-besok nggak usah dibaca aja, nanti kamu tambah sedih lagi.

Dania : ah nggak kok, seru sih ceritanya. Aku punya pertanyaan dasar deh buat kamu.

Medha : Apa?

Dania : Kamu kok nggak milih Dira aja sih yang udah jelas kalau sama kamu kedepannya gimana?

Selalu dan selalu dihadapkan dengan pertanyaan yang sama. Kenapa sih bukan Dira yang aku pilih? Kenapa? Awalnya aku nggak peduli. Biarin aja apa orang kata. Ngapain juga mereka ikut menilai hubungan aku? Rasanya, aku seperti melakukan dosa yang besar dengan pilihan ini. Padahal pilihan aku menurutku sah-sah saja.

ITU AWALNYA

Tapi, berbeda dengan sekarang. Semenjak Dira/ Andra benar-benar telah tiada. Aku baru dibukakan mata oleh-Nya. Seharusnya aku menghargai dia karena selama ini dia menghargaiku pula dengan apa yang aku pilih. Seharusnya aku menghargainya dengan cara yang semestinya.

Sekarang, aku menyesal ...

MENGAPA DULU AKU TAK BISA MENCINTAINYA

NB : Makasih banyak ya teman-teman! Aku sedang berusaha untuk bangkit! Kalian semua, salam cinta dariku ya ^^

2 komentar: