Selasa, 30 Agustus 2011

Apa yang Pernah Terjadi Antara Andra dan XXXX ???




Aku nggak tahu harus kunamai apa kejadian barusan!

AsHka, muda-mudi Ash Habul Kahfi hari ini berkunjung kerumah sebagai satu rangkaian kegiatan silaturahmi Idul Fitri dari rumah ke rumah. Memang sih, rumahku yang paling terakhir dikunjungi karena paling jauh dan aku sudah pindah di Kota Gede.

Makasih banyak ya teman-teman udah berkunjung ke rumahku yang perlu 20 menit untuk menempuhnya dari Nagan. Hehehe ^^

Nggak banyak sih, hanya berdelapan, tapi Mas xxxx ikut serta dalam kunjungan ini. Kita ngobrol panjang lebar sampai pada akhirnya Mas Topek dan Mas xxxx harus pergi ke Masjid terdekat untuk shalat Ashar berjamaah di masjid. Sambil menunggu mereka aku sengaja mengeluarkan barang-barangku diantaranya: setanman dan buku sketsa yang juga pernah aku ulas sebelumnya dalam blog ini.

Kenapa aku keluarkan buku ini? Dalam beberapa kesempatan Mbak Nurul dan teman-teman yang lain masih penasaran dengan siapa Andra dan bagaimana ceritanya. Oke, aku pun mulai bercerita dari situ sampai pada akhirnya kusembunyikan kembali keberadaan 'memorable things' itu karena Mas Topek dan Mas xxxx telah kembali lagi dari masjid.

Satu kalimat terucap setiba mereka telah kembali dari masjid dan tiba di rumahku
Mas XXXX (X): yuk udahan yuk

Tiba-tiba...
Ada dorongan yang kuat dari dalam diri ketika Mas xxxx hendak memutuskan pamit kali ini. Aku ingat betul perkataan Mas Hendra dan bagaimana kalung yang pernah kuberikan kepada Andra ini diberikan kembali kepadaku oleh Mas Hendra beberapa lama setelah Andra berpulang.

"Andra sayang sama kamu. Makanya dia nggak akan rela kamu dibegitukan sama orang yang juga kamu sayang itu. Tapi, setelah dia berpulang ini, Andra nggak akan ganggu hubungan kalian lagi, Med. Percayalah! Hehehe"


"Makanya dia nggak akan rela kamu dibegitukan sama orang yang juga kamu sayang itu."??????!!!


Medha (M): Bentar... Mas kenal Andra?
X: Andra? Mmm... siapa?
M: Andra-Dira?
X: sik...sik...(tunggu...tunggu...) Andra-Dira siapa ya?
M: yang suka gangguin kamu
X: ...?
M: yang namanya Nozandra Avandira?
X: oh yayaya! Aku kenal, kenapa?
Mbak Mona: dia udah nggak ada.
X: iya iya aku tahu.
...(hening)...
X: kenapa?
M: dulu sering ganggu ya?
X: mmm...
M: iya nggak? Dia bilang apa aja?
X: (hening)
M: maafin ya kalau dia suka ganggu kamu. Dia emang nyebelin gitu. Nggak tau maksud dan maunya apa. Jadi maafin ya...
X: (hening)
M: dia aneh-aneh nggak sama kamu, Mas? Maafin ya...
...(hening)...
M: pokoknya apa yang pernah dia bilang, abaikan aja. Abaikan!
Mas Topek (MT): siapa sih, Med? Adikmu ya?
M: Hahaha bukan, saudara :)
MT: ooh...
M: Abaikan ya, abaikan!
...(hening)...

Obrolan kali ini mungkin menjadi obrolan berdua yang paling panjang meski obrolan ini cukup menusuk tema yang coba kuangkat...
ANDRA

Aku hanya ingin memastikan perkataan atau bahkan pertanyaan apa aja yang pernah Andra lakukan sama si Mas xxxx. Aku awalnya pengen coba ngorek banyak hal dari dia. Tapi... gagal! Mas xxxx terlalu diam untuk satu hal yang ini.

Ngerti sih, kejadian ini sudah lama banget berlalu. Tapi ... masalahku sama xxxx jadi nggak kelar-kelar semenjak dia datang dan mengganggu kami. Inilah yang membuatku merasa yakin kalau Andra pasti pernah bilang apa-apa sama orangnya dan statement Mas Hendra yang aku kutip di atas menguatkan. Aku yakin!

Dan hari ini tadi rasanya seperti mimpi, aku nggak tahu apa yang bikin aku berani membicarakan Andra di depannya. Tapi, nggak! Ini kenyataan! Kenyataan yang pada akhirnya membuatku sedikit lega kalau perkataan-perkataan Andra di masa lalu nggak menjadi beban pikiran Mas xxxx sampai saat ini.

Lega tapi menimbulkan satu ganjalan baru di dalam hati.
Kenapa Mas xxxx nggak katakan aja apa yang Andra pernah bilang sama dia dan justru malah diam??

Kenapa eh??

Kenapaa??!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar