Rabu, 14 Desember 2011

Joyeux Anniversaire Andra !


Selamat ulang tahun yang ke-19 Andra!!! Kelihatannya memang ini bodoh, merayakan yang seharusnya bukan lagi menjadi hari ulang tahunmu Tapi ini nyata! Aku merayakanmu sama seperti yang terjadi 3 tahun yang lalu, Ndra! Meski tak ada lagi kamu dan tergantikan bersama mereka sahabat-sahabat terbaikku: Amna, Bunga, Iyud, Ambar, Wiwin, Ariska, dan Yogo.

Rasanya memang berbeda tanpamu saat itu, sangaaat berbeda. Apalagi malam itu Jogja diguyur hujan gerimis. Gerimis yang kata banyak orang bisa membuka kenangan-kenangan yang pernah ada di masa lalu. Aku pun banyak mengenangmu malam itu!

Ingat empat tahun lalu, 12 Desember 2008, saat kamu rayakan harimu di sebuah tempat makan piza dan kedatanganku yang bersamaan dengan Evan nyaris membuatmu marah setengah mati pada kami. Hahaha! Sumpah! Itu bodoh, Ndra! bagaimana kamu bisa percaya pada ucapan teman-temanmu bahwa aku dan Evan sudah berpacaran???!! Hahahaha! Sekarang begini saja... bagaimana aku menerima Evan yang baru beberapa minggu kukenal kalau kamu saja yang lebih lama kukenal dan jelas masih menunggu tak kuterima? Coba pikirkan saja. Hahaha. Tapi aku suka dengan lelucon yang waktu itu sengaja Evan dkk buat untuk hari ulang tahunmu, Ndra! Selamat Ulang Tahun yang ke-16 waktu itu ya!

Lalu tiga tahun lalu, 12 Desember 2009, saat ulang tahunmu hanya kita rayakan dengan ratusan kata-kata diatas banyak situs jejaring sosial. Hahaha! Salah siapa kamu pergi ke benua antah berantah jauh disana itu hingga jarak tak mempertemukan kita secara langsung. Hari itu kusimpulkan kau sangat bahagia karena ternyata tante dan teman-temanmu disana merayakanmu begitu spesial meski tanpa ada perayaan yang besar dan berarti. Hari itu juga ketika kau mengabariku akan pulang dan sampai ke tanah air tanggal 24nya dan berlibur sampai tahun baru 2010! Yeah~ Happy Sweet Seventeen!

Sampai pada akhirnya tak ada yang menyangka umur 17 akan menjadi yang termanis untukmu selama-lamanya, Ndra. Ketika kau harus pergi melawan penyakitmu itu 16 Feb 2010 yang lalu. Ketika sudah tak ada lagi ulang tahun yang ke 18 dan seterusnya. Ketika mendadak tanggal 12 Desember menjadi hari ...tanpa cerita. 12 Desember 2010 ketika tak lagi ada ucapan "Selamat Ulang Tahun" untukmu yang seharusnya kau berumur 18. Akan tetapi, kamu harus tahu aku menyampaikan salamku untukmu lewat udara. Kubakar secarik kertas bertuliskan...
"Selamat Ulang Tahun yang ke-18 Andra. Apa kabarmu di surga? Baik-baik ya. Aku dan semuanya akan baik-baik disini, termasuk dia. Kamu sebenarnya masih bisa ulang tahun nggak sih, Ndra? Aku nggak ngerti. Kalau iya, selamat ya! Oh ya, kamu bisa jadi vampir nggak, Ndra? Kalau iya, minta gigitin Cullen dong biar kamu bisa balik lagi, aku kangen kamu soalnya. Salam dari dunia ya. Semoga kamu bahagia untuk kemarin, sekarang, dan selama-lamanya. Medha."
BLESH!- Langsung bakar kertas itu begitu kuselesai menulisnya untukmu. Nggak sempat diabadikan pakai foto sih atau bahkan difotokopi, alasannya biar nyampainya ke kamu dimanapun kamu berada masih keadaan fresh (?)

Dan akhirnya tahun ini, 2011. 12 Desember 2011 menjadi satu hari paling tak terlupakan ketika kami semua merayakannya. Nggak menyangka sih. Awalnya aku hanya mengajak Amna dan kemudian ternyata yang lain mau turut serta. Malam itu di Rumah Amna kami merayakannya untukmu. Ya... sederhana sih. Hanya dengan kue dan bakar-bakar jagung serta roti. Tapi bersama mereka bertujuh rasanya nggak lagi sederhana! 

Meski malam itu hujan, tak menyurutkan semangat mereka untuk menghadiri ulang tahunmu, Ndra! Lihat! Lihat betapa pedulinya mereka untuk menemaniku merayakan ulang tahunmu. Padahal hanya beberapa orang yang mengenalmu, banyak yang tidak. Malam itu rasanya manis. Maniisss sekali. Ketika semua telah hadir dan menyalakan lilin untuk potong kuemu. Kami semua berdoa dipimpin olehku dan Ambar. Kemudian sesaat hening ... Aku tak tahu apa yang mereka doakan untukmu. Dan ini doaku...

"Ndra... sekarang kami berdelapan berkumpul disini berdoa di malam yang seharusnya menjadi hari ulang tahunmu yang ke-19. Mungkin ini salah satu caraku mengenangmu bersama teman-teman. Mengenang segala kebaikan yang pernah ada bersamamu. Mengenang masa-masa itu. Masa dimana aku tahu kebahagiaan selalu ada setiap ada sama kamu. Aku tahu ini kebohongan besar. Ulang tahun yang ke-18 aja nggak ada, bagaimana yang ke-19. Hahaha! Tapi aku hanya ingin merayakannya, Ndra! Mendoakanmu agar tenang di atas sana. Kalau kamu datang kesini malam ini, titipkan salammu pada hujan ya. Dengan begitu aku tahu kamu datang dan ikut merayakannya bersama kami. Baik-baik ya di surga." 

Hahaha!- entah kenapa selesai berdoa aku langsung nyengir ketawa. Doa ini bodoh-pikirku. Tapi sudahlah, aku percaya kalau doa itu tulus dari hati pasti bakal membawa yang baik-baik. Sampai pada akhirnya, yey!! Tiup lilin bersama semuanya dan makan kue~

Malam itu rasanya indah meski hanya terasa singkat. Tertawa dan mengobrol bersama mereka dan mengadakan reuni kecil-kecilan pada akhirnya. Mereka semua sahabat yang luar biasa! Makasih banyak ya teman-teman, kalian menyulap hari tanpa cerita itu menjadi hari yang penuh dengan kebahagiaan!

Banyak lagi yang harus kukatakan disini Ndra, diantaranya Mas Glenby (anak UI yang mirip sama kamu itu lho) dia turut merayakan ulang tahunmu lho! Dia semalaman itu menemaniku 'sesekali' menunggu pergantian hari dari tanggal 11 ke tanggal 12. Ini spesial dan kamu harus tahu, Ndra! Dia pun mengucapkannya untukmu ...

 

Pertanyaanku: kamu ngapain ngucapin selamat untuk kamu sendiri?? (konteks dia adalah kamu karena mirip)

Makasih banyak Mas Glen! Setelah obrolan panjang di BBM malam itu aku makin menyadari kalau kamu memang bukan Andra meski harus ada kesamaan diantara kalian. Tapi ingat, aku tak akan lagi membandingkanmu dengan Andra lagi. Lagipula Andra juga nggak akan suka disama-samakan orang lain. Hahaha. Selamat sibuk orang sibuk!

Pada akhirnya Begitu untukmu, SELAMAT ULANG TAHUN ANDRA!!! xoxoxo

Dokumentasi:
THANK YOU :)))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar