Rabu, 08 Agustus 2012

Agustus Biru


Jika setahun yang lalu kisah ini bermula, bagaimana dengan tahun ini?
Akankah burung-burung kertas akan tetap kita biarkan terbang meski kicaunya kini tak lagi semerdu dulu?


Agustus akan selalu menyimpan cerita pertama kita
Awal mulanya kau terbangkan surat pertama dari negeri seberang jauh disana
Hal dimana aku belum menyadari apa-apa bahkan tentang cinta
Denganmu, hal yang paling tak kusangka sebelumnya

Ketika masa-masa itu aku disini sendiri masih diuji
Dengan beragam masalah yang dulu sengaja tak kuceritakan padamu
Aku hanya ingin membatasi percakapan yang ada diantara kita
Tak mau satu hal pun kubagi kesedihan itu kepadamu
Ceritaku terlalu sulit dan rumit untuk turut kau selesaikan
Cukup aku, karena ini masalahku!

Tapi kau datang bagai penawar kesedihan
Kedatangan tiap suratmu sedikit mengalihkan beban-beban di kepalaku
Ceritamu, cerita yang kau bawa dari negeri ajaib itu
Seakan mengabarkan masih ada banyak kebahagiaan yang bisa kudapatkan darimu

Tapi Desember...
Ketika tak sengaja suratku datang tepat di hari ulang tahunmu
Juga di hari terakhir kau tinggal di Kasugai yang seperti kau tuliskan
"telat sehari, tak akan sampai."
Disitu, aku bahkan baru tahu kau berulang tahun di bulan Desember
Sungguh!
Kau sengaja ya membuat suratku spesial di hari ulang tahunmu?


Namun perlu kau tahu, empat hari sebelumnya ada perayaan besar
Antara aku dan masa laluku
Dimana aku merayakan ulang tahun juga, tapi bukan untukmu
Bisa kau buka postingan waktu itu
Tersenyumlah!
Bukan kau yang saat itu aku pikirkan
Bahkan tidak tersirat satu hal pun untuk memikirkanmu!

Dan kepulanganmu di awal tahun 2012 jadikan kisah baru dalam hidupku
Tak ada lagi Andra yang sengaja kuhilangkan setelah momen terakhir itu
Masa laluku benar-benar hilang terkubur ... tergantikan
Lubang dalam hatiku terbuka, entah untuk siapa
Bagaimana caranya tapi kau berhasil menutupnya
Ketika teman-teman tak lagi mempercayai hubungan 'pertemanan' antara kita
Mungkin disaat itulah kebersamaan kita kurasakan ada yang berbeda
Sebutlah itu, aku jatuh cinta!

Sampai detik ini, ketika kurasa kau jauh dan semakin menjauh
Aku berusaha mengerti, tak ada cinta yang mudah dilewati
Apalagi setelah hari kelulusanku yang mana aku terus mencarimu
Katanya kau ada, tapi mana? Aku tak menemukanmu!
Aku hanya ingin bertemu denganmu
Dan menyelesaikan perasaanku
Setelah itu, terserah padamu

kartu pos yg dikirimkannya di bulan Desember 

Tahukah cinta? Masih ada rindu yang tertahan dalam 'entah' meski telah kutuliskan dan kaubaca terang-terang
Apakah itu?



Pertemuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar