Minggu, 01 November 2015

Day 1


Sabtu, 31 Oktober 2015
Ifumi - Hotplate Seafood Bang Sinyo
Masjid Jenderal Sudirman SMA Colombo
Kemeja merah lengan pendek kotak-kotak
Traditional Milktea : Cha Cha Milktea Gejayan
Stasiun Tugu Jogja - Pasar Senen Jakarta

Pamitan.

Apa yang kutulis adalah apa yang kupikitkan saat ini
Entah untuk berapa lama
Agenda ini tak akan lagi kutemui dalam beberapa waktu ke depan
Sabtu akhir bulan yang tak cukup menyenangkan
Tuk ucapkan kata siap
Percayalah sesungguhnya

Aku ( belum ) siap.

Aku pernah tampak baik-baik saja saat kita membicarakan hal ini
Jauh-jauh hari kita pernah membicarakan tentang ini
"Aku sih nggak masalah, memang kamu mau kerja di Jakarta?"
Tak ada kata lain yang tepat selain

Adaptasi.

Kita sedang sama-sama beradaptasi di tempat baru kita masing-masing
Aku masih menyelesaikan studiku di Jogja dan kau di Jakarta
Penyesuaianmu dengan lingkungan baru, keluarga baru, dan kehidupan baru
Penyesuaianku dengan hari-hariku yang tiba-tiba tanpa kamu

Berantakan.

Kita sadar bahwa kerinduan akan menjadi hal yang paling kita hindari
Aku sengaja baik-baik saja saat kau putuskan kau akan kesana
Aku mencoba memahami besar impianmu yang mulai kau rajut satu persatu
Berat rasanya katakan selamat tinggal untukmu,
Tapi kita pernah berjanji untuk saling mendukung cita-cita satu sama lain
Meski kita tidak akan lagi bisa dengan mudah mengaitkan jemari satu sama lain

Jarak.

Kita hanya terpaut empat puluh menit perjalanan dengan pesawat terbang
Jarak tidak akan menjadi perihal yang besar untuk kita permasalahkan

Kesempatan.

Kita perlu saat yang tepat untuk saling curahkan perhatian
Bagaimana hari kita masing-masing,
Bagaimana kesibukan kita masing-masing,
Bagaimana kita harus saling tetap mendukung,
Meski terkadang ego ingin terus diperhatikan

Perhatian.

Satu persatu aku paham
Ketidakbersamaan kita mengajarkanku pada kemandirian
Kau selalu ingin aku melakukan semuanya sendirian
Tidak bergantung padamu, pun orang lain
Kau ingin aku mandiri

Hadapi situasi semacam ini.

Kita tidak sedang saling bermusuhan
Kita hanya sedang saling berjauhan
Ketika hal yang pernah kita takutkan di permulaan terjadi sekarang
Mari kita hadapi
Aku sedang belajar menjaga kita
Untuk menjadi kita sebenar-benarnya kita

Ditengah pekerjaan, kutulis Hari Pertama ini
Bukan apa-apa hanya mencoba membiasakan

Siapa tahu kelak kita disibukkan pekerjaan
Aku tak sempat bercerita, pun kau, maka
Harian ini akan jelaskan

Dan kelak kau akan sadar
Dibalik sifatku yang terkadang tak karuan
Aku menyimpan cinta yang luar biasa
Untukmu,


Untuk kita.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar