Senin, 26 Mei 2014

Inikah Cinta atau Sekadar Rasa Nyaman Belaka?


Banyak orang bertanya mengapa,
"Mengapa kamu memilih dia?"

Banyak orang bertanya apa,
"Apa kamu yakin memilih dia?"

Banyak orang bertanya bagaimana,
"Bagaimana bisa kalian saling jatuh cinta?

Banyak orang bertanya unsur-unsur 5W+1H,
seputar aku dan dia.

Dalam jurnalistik keenam unsur ini menjadi kunci
Untuk mendapatkan rangkaian jawaban pertanyaan
Dan seputar tema pertanyaan kali ini;
Aku tak pernah bisa menjawab!

Aku tak berani memastikan apa yang kurasa selama ini cinta atau sekadar rasa nyaman belaka
Kita terbiasa bersama, lalu tidak, (mungkin) itu sungguh akan menyiksa
Kita hanya menjalani apa yang harus kita jalani
Kita tidak sedang membersamai waktu dengan keterpaksaan
Seperti aku punyamu, kamu punyaku.

Kita masih muda, masih punya waktu untuk menentukan pilihan masa depan
Kita masih punya kesempatan, untuk mendapatkan orang yang mungkin lebih tepat
Kita tidak sedang membersamai waktu dengan sebuah ikatan
Seperti apapun yang terjadi nanti, kita adalah satu.

Tidak,
bagi kami itu ketinggian.

Aku sangat beruntung menemukan dan mendapatkanmu,
Yang bisa memiliki tanpa banyak tuntutan
Aku bisa tetap menjadi diriku sendiri
Melakukan apa yang aku suka;
Menyibukkan diri, menghilang, dan tiba-tiba kembali
Semoga kau tahan,
Dengan sikap dan ritme kehidupanku yang seperti ini.

Maaf, jika mungkin justru aku yang terlalu banyak menuntut
Apalagi sering tak mau kalah, tak mau mengalah
Tapi dibalik itu semua aku nggak mau, kamu;
Menjadi seseorang yang asing bagiku

Kamulah alasan mengapa kini aku lebih bahagia daripada beberapa waktu lalu
Kamu berhasil menggantikan mereka semua yang hilang;
Semua dengan caramu
Dan aku merasa nyaman dengan hal itu



Inikah yang disebut cinta; ataukah sekadar rasa nyaman belaka?

Kamis, 22 Mei 2014

Jika Waktu



Jika waktu adalah pertemuan, maka;
Aku adalah orang paling beruntung dapat dipertemukan dengan sosokmu.

Jika waktu adalah kesempatan, maka;
Aku tak pernah mampu menghitung tiap kesempatan menyelinap pergi berdua denganmu.

Jika waktu adalah kebahagiaan, maka;
Aku adalah orang yang bahagia bisa bercakap, bercanda, dan tertawa bersamamu.

Jika waktu adalah ancaman, maka;
Aku adalah orang yang merasa terancam karena diam-diam tak ingin jauh atau kehilanganmu.

Jika waktu adalah ingatan, maka;
Aku adalah orang yang tak pernah bisa berhenti mengingat bentuk perhatian kecilmu.

Jika waktu adalah rindu, maka;
Aku adalah orang yang tak pernah bisa berhenti merindukanmu.

Jika waktu adalah doa, maka;
Aku adalah orang yang tak pernah lupa mendoakan segala kebaikanmu.

Jika waktu adalah harapan, maka;
Aku adalah orang yang paling egois ingin menghabiskan waktuku bersamamu.

Jika waktu adalah keberuntungan, maka;
Aku adalah orang yang paling beruntung kini menjadi wanita pilihanmu.

Jika waktu adalah KAMU, maka;
Aku adalah orang yang tak pernah bisa berhenti memikirkanmu.


HAPPY A MONTHVERSARY !
"I really cannot explain it and I don't really know why or even how,
but it feels right when I am with you." 
I LOVE YOU

Kamis, 01 Mei 2014

Tanpa Alasan

Kanda University of International Studies, Chiba, Japan

Kali ini aku tak bisa menjawab,
............. benar-benar tak bisa menjawab!

Tentang sebuah putaran pertanyaan yang entah sepertinya tak akan pernah bisa terjawab
Siapapun kamu, saat mendapatkan posisi serupa, 
Jika kau mencintainya, pasti tak akan pernah bisa menjawab

Cinta.
Apa yang kau ketahui tentang cinta?
Apa yang kau rasakan tentang cinta?
Apa yang kau mampu katakan tentang cinta? Dan;
Bagaimana awal kau memulai itu semua?

Pertanyaan berbau merah jambu
Seputar rindu dan cemburu
Eh enggak sih, kamu nggak pernah bisa cemburu
Ditanya kenapa... nggak tau
Aneh ya, tanpa tahu jawabnya semuanya cuma bisa serba kamu

Aih.. kamu
Kok bisa ya aku sekarang sama kamu?
Padahal kan selama ini bukan kamu
Bahkan aku tak pernah berharap itu kamu
Sumpah!

Kita berdua rekan tim satu produksi bersama yang lain
Kenapa bisa-bisanya jadi, punya rasa saling untuk mau mengerti?
Kenapa sih? Kok bisa sih?
Duh parah, ini sih harusnya nggak sampai terjadi

Terlepas dari pertanyaan mengapa, aku hanya tersenyum jika mengingatnya
Semua terjadi begitu saja tanpa ada seorang pun yang mungkin sadari
Kapan rasa itu mulai hadir, kapan diam-diam saling mengamati,
Kapan akhirnya meyakini kebiasaan itu adalah apa yang orang katakan dengan cinta

Cinta?
Kamulah alasannya.
Kita tidak tahu bagaimana jalan yang ada di depan sana
Jika akhirnya kita nanti ditakdirkan bersama atau tidak bersama
Kamu tetap alasannya

Selama aku bukan penghancur impian dan cita-cita 
Selama kamu bukan peredup semangat dan bahagia 
Selama kita percaya dan saling menjaga 
Selama itu pula kita adalah sepasang dari sekian juta umat manusia...

...yang tak perlu alasan untuk saling jatuh cinta :)